Pada hari Minggu aku ke rumah tua. Saat aku melihat rumah itu cat temboknya sudah kelupas-lupas ada banyak pohon-pohon yang sudah mati dan temboknya sudah retak. Jadi karena aku penasaran apa di dalam rumahnya aku buka pintu rumah lama itu. Karena rumahnya sudah tua sekali, jadi saat aku buka pintunya , pintunya bunyi “kreeek” saking tuanya saat ku masuk dalamnya gelap sekali meskipun aku takut aku tetap masuk.
saat aku masuk kan gelap jadi aku pakai lampu ponselku. Setelah aku nyalakan lampu dari ponselku aku ketemu dapur yang berantakan sekali, ada panci di bawah lantai terus ada tepung yang jatuh di lantai. Setelah itu aku ke dapur aku ke ruang keluarganya. Di ruang keluarga ada sofa yang sudah rusak.
Setelah itu, aku naik ke lantai kedua. Karena rumah itu sudah tua, aku harus hati-hati. Saat aku sampai di lantai dua aku terlihat sesosok anak perempuan yang masih muda, keliatannya sih seperti anak enam belasan tahun. setelah itu aku lari ke lantai bawah dan pas aku sudah sampe dibawah. Pada waktu yang sama ponselku berbunyi. Saat aku lihat ponselku ibu saya telfon dan suruh saya pulang.
Karena ibu saya suruh pulang keesokan harinya aku kerumah itu lagi. Tapi pas yang ini aku bawa ibu aku untuk melihat rumahnya. Jadi ibu aku suka rumahnya. Jadi aku tinggal disitu karena ibu aku membeli rumah itu. Jadi saya membenarkan rumah itu dan sekarang aku tinggal disitu
THE END
Masa baru diceritain sosok perempuan itu cuma diceritain umurnya doang harusnya di ceritain sosoknya itu orang atau bukan.
LikeLike
sendirinya ceritanya nora. Masa cuma bau kamu udah kabur
LikeLike